Review Phone Booth (2002)

Seiring perkembangan teknologi, telepon genggam semakin banyak dimiliki orang-orang sehingga menyingkirkan popularitas telepon umum. Meski begitu, masih terdapat ratusan panggilan yang tersambung melalui telepon umum.

Diperankan oleh oleh Collin Farrell, Stuard Stephard adalah seorang jurnalis majalah ternama yang memiliki banyak kenalan dan koneksi hingga ia mampu mengundang selebritis papan atas dan mengangkat popularitas seseorang sesuai keinginanya.

Berawal dari kotak telepon atau Telephone Booth yang digunakan oleh Stuart untuk menghubungi Pamela McFadden (Katie Holmes) yang merupaka klien favoritnya sekaligus kekasih gelapnya, seorang pengantar Pizza mengantarkan pizza ke kotak telepon yang digunakan oleh Stuart. Tidak merasa janggal dan mengira ada kesalahan, Stuart memberi uang tips kepada pengantar Pizza tersebut untuk memberikanya kepada seorang pengemis. Saat Stuart menutup telepon dari Pamela, telepon berdering dari seorang penelepon misterius. Dari sini lah malapetaka terjadi

Banyak hal yang terjadi dalam waktu yang sama

Alur cerita Phone Booth menekankan bahwa dalam waktu yang sama, dimana Stuart mengangkat telepon dari penelepon misterius, banyak hal yang terjadi di luar sana.

Alur ini cukup unik, karena dalam satu waktu, film dapat menceritakan beberapa hal yang sedang terjadi dalam waktu yang sama dengan penyampaian yang cukup bagus. Daripada menjelaskan berbagai kejadian secara runtut, lalu menyatukanya di ending, Phone Booth menceritakan berbagai kejadian secara parallel, sehingga dalam satu adegan, penonton dapat menikmati berbagai kejadian yang terjadi.

Gaya penceritaan seperti ini memiliki risiko terhadap perhatian penonton. Fokus penonton dapat terpecah sehingga kurang memahami apa saja yang terjadi dalam satu adegan. Meski begitu, Phone Booth dapat menyajikanya secara baik, sehingga meskipun dalam satu adegan terdapat banyak kejadian, penonton tetap dapat mengikutinya tanpa masalah.

2 konflik yang timbul secara bersamaan

Konflik yang melibatkan Stuart ini memaksanya berhadapan dengan penelepon misterius yang mengancamnya dan orang-orang di sekitarnya, serta konflik dengan dirinya sendiri dan apa saja yang telah dilakukanya.

Stuart dihadapkan dengan pilihan yang sulit, yaitu antara kehormatanya, nyawanya, atau nyawa orang terdekatnya. Film ini dapat menggambarkan ketegangan dan tekanan yang dialami oleh Stuart dengan sangat baik.

Film ini benar-benar mampu menggambarkan, bagaimana kejujuran itu sangat sulit untuk dilakukan. Namun demi orang-orang tersayang, aib dan bahkan nyawa pun dengan sukarela akan diberikan. HIngga akhirnya Stuart dapat terbebas dari tekanan itu semua.

Unsolved Mystery

Penelepon misterius yang menekan Stuart digambarkan sebagai seorang dengan persiapan dan strategi yang sangat matang, memiliki kemampuan komunikasi dan provokasi yang sangat menakutkan, serta memiliki kemampuan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dengan sangat cepat.

Dengan strategi dan persiapanya yang sangat matang, dia mampu memojokkan Stuart hingga dia sama sekali tidak berkutik. Tidak segan-segan dia akan membunuh orang lain meskipun area tersebut adalah area yang sangat ramai. Bahkan dia sama sekali tidak takut saat polisi berusaha mencari dan mengepungnya. Dengan sangat lihai, dia lepas dari pencarian polisi, bahkan sampai mengecoh polisi dan mengalihkan kecurigaan terhadap dirinya, sehingga dia lepas dari ancaman apapun.

Di akhir cerita, penelepon misterius ini menampakkan diri, tetapi hingga akhir, tidak dijelaskan apa hubungan atau relasi yang dimiliki oleh penelepon ini dengan Stuart. Namun, mengingat film ini adalah film satu seri dengan cerita yang langsung tamat, maka identitas penelepon tadi bukanlah sesuatu yang mayor yang harus diulas secara detail oleh film Phone Booth, sehingga tidak ada masalah meskipun identitasnya tetap misterius.

Akhir kata, dengan gaya penceritaan yang unik serta penyajian konflik dan tekanan yang baik, penulis menilai bahwa film ini bagus dan recommended untuk ditonton. Terutama bagi penggemar film-film bergenre misteri dan thriller, film ini cocok untuk dimasukkan ke dalam daftar film yang ingin ditonton.

Advertisements

%d bloggers like this: